Si Pemimpi Di Kampus Berjuta Mimpi

Pertama saya menginjakan kaki di kampus ini, terasa nyaman dan menyenangkan. suasana yang hijau di tumbuhi pohon yang rindang di depannya. Di balut warna hijau yang memberikan kesan alami dan menyejukan. Saya datang dengan saudara saya yang juga alumni dari kampus ini. Seseorang yang pertama kali saya jumpai ialah Pak Biyo, Pak Biyo terlihat sangat rapi, sampai sekarang pun masih rapi, hehe.
lalu saya melihat banyak mahasiswa di dalamnya, wah ada tamannya di tengah kampus, I like that, menjaga alam adalah kewajiban kita, karena itu kampus ini terasa nyaman.
Kedua, saya melihat para mahasiswanya tapi belum kenal mereka, ya tak kenal maka tak sayang. Tapi saya pikir para mahasiswa di kampus ini semuanya orang baik. saya bertemu banyak peserta lain yang sampai sekarang pun masih sering saya jumpai. Tak terasa ini semua berjalan, dan tak disangka kita semua menjadi teman yang menyenangkan.
Terakhir, saya berlajar disini bukan hanya materi yang ditulis dibuku. Tapi dari setiap perilaku, perkataan, dan cara teman-teman saya bercanda. Dari situ saya bisa mengambil kesimpulan, apa yang baik dan tidak baik untuk dilakukan. Meskipun begitu, saya adalah saya, sekuat tenaga saya mencoba untuk menjadi orang yang banyak bicara, tetap saja tak sebanyak mereka teman-teman saya. Mereka teman-teman yang baik, mereka semua pemimpi dan bukan hanya pemimpi tapi mereka semua akan merubah mimpi mereka menjadi nyata, terasa menyenangkan, saya dan teman-teman berjuang bersama, hehehe.
Dream high
ReplyDelete